Melepas Penat Di Lembah Asri Serang, Purbalingga

by - Februari 10, 2021

Awalnya ketika dianjurkan untuk lebih banyak di rumah dan WFH (Work From Home) karena pendemi Covid19, aku senang-senang saja. Maklum laah, anak rumahan kalau disuruh di rumah saja yaaa gimana. Maklum laaah, anak rumahan. Ciee anak rumahan.  

Sebulan pertama masih kerasa enak kalau gini, kerja dari rumah, bisa sambil ini itu. Lebih banyak me time, memasak lebih rajin, baking lebih sering, rebahan juga nggak kurang-kurang. Pokoknya nyaman banget deh. Tapi ternyata itu bukan kenyamanan yang abadi seperti rasa nyaman yang aku punya ke kamu. Canda nyaman. 🤭🤭

Iya, bulan-bulan berikutnya mulai tumbuh benih-benih bosan, jenuh dengan pekerjaan yang ternyata lebih memakan tenaga dan pikiran. Alhasil, kewarasan mulai berkurang. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk keluar dari rumah (baca : plesiran).


Setelah ngobrol-ngobrol dan merencanakan dengan teman-teman, pilihan jatuh ke Lembah Asri Serang di Kecamatan Karangreja Purbalingga. Tempat wisata alam yang terkenal dengan Strawberrynya dan mudah dijangkau dari rumah.

Perjalanan dari pusat kota Purbalingga menuju Lembah Asri hanya 21 KM, atau jika ditempuh menggunakan motor/mobil kita butuh waktu sekitar 35 menit. Udara panas saat di kota berubah sejuk ketika sudah mulai memasuki kecamatan Karangreja. Kalau naik mobil aku lebih suka membuka kaca mobil, udaranya lebih sejuk dibanding ACnya, asli. Tapi karena naik motor, jadi tinggal membentangkan tangan sambil merem melek menghirup segarnya udara. Ini hanya berlaku untuk yang bonceng di belakang lho yaa, yang nyetir di depan jangan coba-coba. Bisa jungkir nanti. 

Setelah setengah jam lebih perjalanan, akhirnya aku dan teman-teman mendarat di parkiran Lembah Asri dengan rupawan. Hahaha. Barisan tempat cuci tangan langsung terlihat saat turun dari motor. Oiya, protokol kesehatan diterapkan dengan bagus di sini lho. Sebelum masuk gerbang LA kami dicek suhunya terlebih dahulu. Setelah itu baru diperbolehkan masuk apabila suhunya normal. Lanjuuut cuci tangaaan.

Begitu sampai di Lembah Asri, kami langsung menuju kawasan petik Strawberry. Tapi karena saking banyaknya godaan di sepanjang jalan jadi yaa mampir-mampir dulu deh. 

Sebelum bertualang kami duduk-duduk dulu di halaman depan pendopo yang mana tersedia banyak bangku. Sambil menikmati sejuknya udara dan pemandangan yang istimewa banget, seperti pemandangan Gunung Slamet yang terlihat sangat jelas. Sekalian istirahat sejenak setelah menempuh perjalanan. Setelah dirasa cukup istirahat, kami melanjutkan perjalanan ke kebun strawberry. Di perjalanan menuju kebun Strawberry ternyata kami melewati kebun teh yang tidak terlalu luas tapi tetap saja menggoda untuk berhenti sejenak dan pose ala-ala. Narsisnya langsung keluar pas ketemu kebun teh. Sampai tidak menyadari ulat hijau diam-diam merambat ke jilbab. Langsung panik, dong.

kebun teh lembah asri

Memetik Strawberry seperti di kebun sendiri

Akhirnya sampai di kebun Strawberry setelah jalan kaki sekitar 30 menit. Bukan karena jauh, tapi karena banyaknya godaan di tengah jalan itu tadii. Mulai dari godaan kebun teh sampai jajanan. Hmmmm

Di lembah Asri ini terdapat banyak kebun Strawberry dengan variasi harga tiket masuk yang berbeda-beda. Ada yang hanya membayar 5 ribu, 7 ribu atau 15 ribu tergantung dengan kebunnya. Apakah di dalamnya hanya ada Strawberry atau ada taman bunga atau kebun sayurannya juga. Memetik Strawberry ini asyik banget karena pengunjung bisa memetik Strawberry sepuasnya seperti di kebun sendiri, dibekali gunting dan keranjang untuk menampung Strawberry. Nah, kalau sudah selesai tinggal ditimbang terus dibayar deh.

Selain dapat merasakan sensasi memetik buah Strawberry sendiri, di Lembah Asri juga terdapat wahana kereta wisata yang bisa membawa kita berkeliling Desa Serang hanya dengan membayar 5 ribu rupiah. Dan bagi yang suka camping, ada juga camping ground di kawasan hutan pinus. Ada camping ground, sepeda air, outbond, flying fox, rumah kelinci, kuda tunggang, dan masih banyak wahana lain lagi.

petik strawberry

Oiya, ada yang baru lagi di Lembah Asri tapi aku belum sempat kesana. Yaitu Dino Land, keren banget ada banyak dinosaurus besar di dalam hutan. Berasa balik ke zaman purba. Penasaran? Sama, aku juga. Semoga pandemi cepat usai ya teman-teman, biar bisa bebas ke mana-mana. Jangan lupa selalu patuhi protokol kesehatan!




You May Also Like

1 komentar

  1. Aku tertarik ke Dino Land, Beebb. Apalagi di tengah hutan, berasa beneran kalik, yaa. Hahaha

    BalasHapus

Blogger Perempuan